PALI, Dewantara.id – Di Duga Dampak dari Bocornya Line Pipa PT. Medco Energi Cemari Anak Sungai, di desa Suka Maju kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Rabu (17/04/24).

Pasalnya tumpahan minyak tersebut berceceran di aliran anak sungai, sehingga dapat berdampak pada ekosistem yang ada di sungai serta dapat berakibat buruk bagi perkebunan warga di sekitar lokasi tumpahan minyak tersebut.

Hal tersebut disampaikan Mus Mulyadi sebagai Tokoh masyarakat sekaligus ketua Masjid di desa Sukamaju, “Tumpahan minyak berceceran di aliran anak sungai berdampak mencemari aliran sungai, Pihak Medco harus dapat mengatasi tumpahan minyak tersebut,” ungkapnya

Lebih lanjut, “Bukan hanya membersihkan Tumpahan minyak di sekitar tempat pecahan pipa tersebut saja, karena tumpahan minyak tersebut sudah mengalir mengikuti aliran anak sungai, karena dampak dari minyak itu dapat berakibat membuat ikan di sungai itu mati, dan pohon karet, sawit atau pun tumbuhan lainnya di sekitar aliran sungai yang tercemar itu pun dapat mati,” Pungkasnya

“Kami warga sekitar desa Sukamaju ini yang dilalui oleh line pipa minyak PT. Medco Energi berharap kedepannya pihak perusahaan, utamanya PT. Medco Energi dapat berkontribusi melalui dana CSR untuk dapat di jalankan dan benar benar di rasakan oleh masyarakat awam bukan hanya segelintir orang saja,” Imbuh Mus Mulyadi

Di tempat terpisah, Medco E & P Indonesia (Medco E&P) sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang beroperasi di bawah pengawasan SKK Migas sedang menangani kebocoran pipa minyak milik Negara yang dioperasikan Perusahaan di Desa Suka Maju, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), akibat tindakan penggesekan oleh oknum tak bertanggung jawab, Rabu (16/4).

Medco E&P bergerak cepat menurunkan tim teknis ke lokasi setelah mendapat informasi kebocoran dari petugas Perusahaan di lapangan.Saat ini, Medco E&P sedang menangani kebocoran dan telah menutup aliran pipa serta memastikan lokasi aman sesuai dengan standar kesehatan, keselamatan kerja dan lindungan lingkungan. Perusahaan juga telah berkoordinasi dengan aparat terkait serta pemerintah desa setempat.

”Perusahaan sangat menyayangkan tindakan penggesekan pipa oleh oknum tak bertanggung jawab ini karena tidak hanya merugikan perusahaan, tapi juga merugikan Negara sebagai pemilik aset. Pipa minyak merupakan aset Objek Vital Nasional yang harus kita jaga bersama-sama. Kami berharap dapat segera teratasi,” ujar VP Relations & Security Medco E&P Arif Rinaldi.” Ujarnya saat di konfirmasi melalui pesan WhatsApp

Awak media berupaya mengkonfirmasi Pemerintah desa sukamaju (kepala desa) tetapi tidak ada ditempat, dan dihubungi melalui pesan WhatsApp tetapi tidak dibalas.

Liputan : Essa/Amrin