DPD PSI Kabupaten PALI tengah mempersiapkan diri Menghadiri Acara Kongres Nasional PSI di Solo yang hadiri oleh presiden ke 7 Jokowi dodo dan presiden ke 8 Prabowo Subianto
PALI || Dewantara.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tengah bersiap untuk menghadiri Kongres Nasional perdana yang dijadwalkan berlangsung di Solo, Jawa Tengah, pada tanggal 19-20 juli 2025 mendatang.
Dalam kesempatan ini ketua DPD PSI Kabupaten PALI Afrizal, menyampaikan bahwa kami dari DPD PSI kabupaten PALI menyambut baik atas akan terlaksana nya Kongres ini di Solo nanti, insyaallah dalam kongres tersebut di hadiri juga oleh presiden ke 7 Jokowidodo dan presiden ke 8 Prabowo Subianto
Karena Kongres ini menjadi momentum penting dalam perjalanan politik PSI, sekaligus untuk memperkuat konsolidasi internal dan arah strategis partai ke depan.” Ucapnya, kamis (10/7/25)
Kendati demikian kami dari DPD PSI kabupaten PALI telah mempersiapkan diri untuk menghadiri acara Akbar kongres Nasional itu, sesuai dengan arahan dan mekanisme dari DPW dan DPP PSI.
Kami juga berharap acara besar yang banyak dihadiri tokoh tokoh besar Republik Indonesia ini dapat berjalan dengan lancar, baik dari DPD PSI seluruh Indonesia maupun DPW PSI di seluruh Indonesia ini dapat menghadiri acara tersebut tanpa ada suatu halangan apapun.” Pungkasnya
Seperti pada pemberitaan sebelumnya dikutip dari Artikel di Kompas.com dengan judul “Wacana Jokowi Jadi Ketum PSI, Raja Juli Antoni: Mohon Doanya…”.
Sekretaris Jenderal PSI yang juga Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Raja Juli Antoni, memberikan tanggapan singkat saat ditemui dalam kunjungan kerjanya di areal Perhutanan Sosial Tandung Nanggala Lestari, Sangulele, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Sabtu (14/6/2025).
Dalam kesempatan itu, Raja Juli Antoni memilih irit bicara ketika disinggung lebih jauh mengenai detail agenda maupun dinamika internal PSI menjelang kongres.
Namun, saat ditanya mengenai wacana keterlibatan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam bursa calon ketua umum PSI, ia hanya memberikan jawaban diplomatisMohon doa dari rakyat Indonesia yang terbaik buat PSI, tapi juga terbaik bagi rakyat dan bangsa Indonesia,” katanya, Sabtu.
Seperti diketahui, dalam beberapa bulan terakhir, isu bergabungnya Jokowi ke PSI mencuat dan ramai diperbincangkan di berbagai kalangan.
Spekulasi ini muncul seiring dengan semakin dekatnya jadwal kongres serta sejumlah pernyataan elite PSI yang menyebutkan adanya kemungkinan tokoh besar bergabung dalam kepengurusan partai.
Terpisah, Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang digadang-gadang masuk dalam bursa Ketua Umum (Ketum) Partai Solidaritas Indonesia (PSI), mengaku belum mempersiapkan diri untuk konsolidasi ke wilayah-wilayah.
Seperti diketahui, Kongres PSI akan digelar pada Juli 2025 di Kota Solo. Jika memang akan maju, Jokowi harus mendapatkan dukungan minimal dari lima Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan 20 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI.
“Ya, saya belum turun ke bawah, dukungan dari DPW. DPW di provinsi, kemudian DPD di Kabupaten atau Kota juga. Satu dua sudah ada tapi belum cukup,” kata Jokowi, saat ditemui di Jalan Kutai Utara, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah pada Jumat (13/6/2025).
Dikatakannya, konsolidasi ini nanti untuk mengukur kekuatan dukungan yang ditujukan kepadanya. Sebab, dalam pemilihannya nanti akan dipilih secara online menggunakan E-voting.
“Melihat dukungan dari bawah seperti apa. Karena nanti itu voting online. Platformnya kan voting online. Jadi memang betul-betul harus dihitung benar. Harus berhitung betul,” katanya.
Sebelumnya, niat mencalonkan diri diungkapkannya saat menanggapi wacana pencalonannya sebagai Ketua Umum PPP menjelang Muktamar PPP 2025. Dengan tegas, Jokowi menyatakan tidak tertarik dan memilih PSI.
Sumber : Kompas.com dengan judul “Wacana Jokowi Jadi Ketum PSI, Raja Juli Antoni: Mohon Doanya…”, Klik untuk baca: https://makassar.kompas.com/read/2025/06/15/092200878/wacana-jokowi-jadi-ketum-psi-raja-juli-antoni-mohon-doanya.



