BANYUASIN || Dewantara.id — Persoalan pelayanan air bersih dari PDAM Tirta Betuah Banyuasin menjadi aspirasi yang paling banyak disampaikan masyarakat saat Anggota DPRD Kabupaten Banyuasin Dapil I dari Fraksi PKS, H. Sucipto, SH, menggelar Reses II Masa Persidangan III Tahun 2026 di Desa Lubuk Saung, Kecamatan Banyuasin III.
Dalam dialog bersama warga, masyarakat mengeluhkan distribusi air PDAM yang tidak berjalan normal. Meski air jarang mengalir ke rumah pelanggan, tagihan rekening tetap diterima setiap bulan.
Menanggapi keluhan tersebut, H. Sucipto memastikan akan kembali menyampaikan aspirasi masyarakat kepada Direktur PDAM Tirta Betuah Banyuasin agar segera dilakukan langkah konkret untuk memperbaiki pelayanan.
“Terima kasih atas aspirasi yang telah disampaikan. Sebelumnya persoalan ini sudah saya sampaikan kepada Direktur PDAM Tirta Betuah, dan setelah reses ini akan kembali saya sampaikan agar segera dicarikan solusi terbaik sehingga masyarakat mendapatkan haknya,” kata Sucipto.
Menurutnya, persoalan utama bukan semata-mata pada manajemen, tetapi juga kondisi infrastruktur PDAM yang dinilai sudah tua dan membutuhkan pembaruan.Ia menilai Pemerintah Kabupaten Banyuasin perlu melakukan revitalisasi secara menyeluruh terhadap fasilitas produksi dan distribusi air bersih agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal.
“Pemkab Banyuasin harus serius merevitalisasi PDAM, mengganti mesin-mesin yang sudah rusak dan tidak lagi mengandalkan peralatan lama. Kalau infrastrukturnya tidak dibenahi, persoalan ini akan terus berulang,” tegasnya.
Sucipto menambahkan, apabila peralatan dan mesin operasional diperbarui, distribusi air bersih diyakini akan lebih lancar sehingga masyarakat tidak lagi merasa dirugikan karena membayar tagihan tanpa memperoleh pelayanan yang layak.
“Kalau mesinnya sudah diganti, saya yakin air bisa mengalir secara rutin. Masyarakat juga tidak akan keberatan membayar tagihan karena hak mereka benar-benar terpenuhi,” pungkasnya
Laporan : (Pirman)

