BANYUASIN || Dewantara.id – Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, S.H., M.H., bersama jajaran Kepala OPD, Para Camat dan pihak perusahaan meninjau langsung ruas Jalan Prambahan yang menghubungkan Kecamatan Air Kumbang menuju Kecamatan Air Salek, Selasa (28/7). Dalam kesempatan itu, Bupati Askolani menyampaikan bahwa pembangunan Jalan Prambahan dapat terlaksana berkat hibah lahan dari PT Agrindo Raya. Ia mengapresiasi komitmen perusahaan yang telah menyerahkan lahan demi mendukung pembangunan infrastruktur dan membuka akses masyarakat menuju Air Salek.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan dari pembangunan jalan yang memiliki lebar 8 meter dengan panjang sekitar 10 kilometer yang menghubungkan beberapa kecamatan berjalan dengan lancar. Bupati juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Banyuasin telah mengusulkan pembangunan lanjutan ruas jalan ke Kementerian Pekerjaan Umum dengan nilai usulan diperkirakan sekitar Rp80 miliar.
“Saat ini alat berat sudah berada di lokasi dan akan melakukan penimbunan di beberapa titik. Namun jalan ini tidak cukup hanya ditimbun, sehingga kami telah mengusulkan peningkatan melalui Kementerian PU dan alhamdulillah sudah masuk dalam daftar usulan dengan anggaran sekitar Rp80 miliar,” ujar Askolani.
Ia menambahkan, pembangunan jalan akan terus dilanjutkan hingga menghubungkan Banyuasin I, Air Kumbang dan Air Salek yang depan direncanakan tersambung dengan dermaga penyeberangan menuju Kecamatan Makarti Jaya. Bupati juga meminta Camat Air Salek memastikan seluruh proses hibah lahan dari perusahaan maupun masyarakat telah memiliki dokumen yang sah agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Sementara itu, Camat Air Salek, Mulyadi, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa dua unit alat berat telah berada di lokasi untuk mendukung percepatan pembangunan Jalan Prambahan. Ia mengatakan antusiasme masyarakat sangat tinggi dalam mendukung pembangunan tersebut.
Menurutnya, melalui gotong royong yang melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga, telah terkumpul dukungan swadaya senilai lebih dari Rp900 juta. Selain itu, PT Agrindo Raya juga memberikan dukungan dengan melakukan pemotongan lahan sawit dan pembersihan (scrub) pada area yang akan dijadikan badan jalan.
“Jalan Prambahan menjadi prioritas karena merupakan akses utama bagi sekitar 35.019 jiwa masyarakat Air Salek. Infrastruktur ini diharapkan mampu memperlancar aktivitas ekonomi, meningkatkan konektivitas wilayah, serta menjadi salah satu upaya mengurangi kemiskinan ekstrem di Kecamatan Air Salek,” ungkap Mulyadi.
Melalui sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Banyuasin optimistis pembangunan Jalan Prambahan dapat segera terealisasi secara maksimal sehingga memberikan manfaat besar bagi konektivitas, pertumbuhan ekonomi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah pesisir Banyuasin.
Laporan : (Pirman)

