Dewantara.id || PALI, Sumatera Selatan – Dalam upaya memperkuat sinergi dan mempercepat respon penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), PT Pertamina EP (PEP) Pendopo Field menggelar pelatihan kesiapsiagaan bencana bagi warga Desa Benakat Minyak, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Desa Tangguh Bencana (Destana) yang diusung anak perusahaan Pertamina Subholding Upstream Regional 1 Zona 4 tersebut.
Pelatihan yang berlangsung pada Jumat (23/10/2026) ini diikuti oleh 26 peserta, di mana 12 di antaranya merupakan anggota Satuan Tugas (Satgas) Destana Desa Benakat Minyak.
”Secara geografis, masyarakat Desa Benakat Minyak menghadapi risiko relatif tinggi terhadap ancaman karhutla. Oleh karena itu, PEP Pendopo Field membekali warga dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menghadapi potensi tersebut,” ujar Senior Manager PEP Pendopo Field, Hermansyah.
Simulasi Latihan dan Pembekalan Sarpras Pemadam
Dalam pelaksanaannya, PEP Pendopo Field menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI sebagai narasumber teknis. Peserta diberikan pemahaman mengenai pengenalan Alat Pelindung Diri (APD) hingga simulasi pemadaman secara rinci.
Skenario simulasi mencakup alur koordinasi awal, kesiapan personel dan sarana, penggunaan APD, komunikasi antaranggota, hingga pengujian Standar Operasional Prosedur (SOP) saat terjadi kondisi darurat di lapangan.
Tak hanya pembekalan materi dan simulasi, PEP Pendopo Field juga menyerahkan bantuan sarana dan prasarana (sarpras) pemadam kebakaran kepada Satgas Destana Desa Benakat Minyak. Bantuan tersebut meliputi:
- 4 set seragam pemadam kebakaran
- 13 buah jas hujan & 13 buah topi relawan
- 13 pasang sepatu boot
- 1 set tas P3K beserta perlengkapan medis
- 2 unit lampu sorot kepala (headlamp)
- 3 unit tank semprot
- 3 unit handy talkie (HT) untuk komunikasi operasional
Aksi Nyata Pemadaman: 146 Kali Terjun Lapangan
Menghadapi kemarau panjang yang melanda wilayah Sumatera Selatan, PEP Pendopo Field terus menyiagakan 14 personel tim pemadam kebakaran beserta 5 unit truk damkar di wilayah operasionalnya.
Tercatat sejak awal Agustus hingga 18 Oktober 2026, tim pemadam kebakaran PEP Pendopo Field telah diturunkan sebanyak 146 kali aksi pemadaman untuk menanggulangi karhutla bersama pemerintah daerah dan masyarakat setempat.
”Karhutla menjadi tantangan bersama bagi semua pihak. PEP Pendopo Field berkomitmen hadir di tengah masyarakat untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan di sekitar wilayah operasi kami,” tegas Hermansyah.

