Belajar Kebersamaan dari Meja Seruit Premium
2 mins read

Belajar Kebersamaan dari Meja Seruit Premium

DEWANTARA.id || PALEMBANG – Di sebuah sudut Palembang, tepatnya di THE 1O1 Hotel Rajawali, sebuah tradisi lama dihidupkan kembali dengan cara yang berbeda. Bukan di rumah panggung atau saung sederhana, melainkan di restoran hotel berbintang empat. Namun esensi tradisi itu tetap sama: makan bersama, berbagi cerita, dan menumbuhkan kebersamaan.

Hidangan itu bernama Seruit Premium. Kuliner khas Lampung ini biasanya disantap dalam tradisi nyeruit—makan ramai-ramai, saling mencicipi, dan tertawa bersama. Kini, sajian itu hadir dengan tampilan berkelas, ditemani atraksi chef yang mengulek sambal langsung di hadapan para tamu.

Pendidikan dari Meja Makan

Seruit Premium bukan hanya soal rasa. Ia adalah pelajaran karakter. Dari sebuah meja makan, anak-anak hingga orang dewasa bisa belajar pentingnya kebersamaan, berbagi, serta menghargai perbedaan selera.

“Anak-anak yang ikut orang tuanya makan seruit di sini akan belajar bahwa kebahagiaan sering lahir ketika sesuatu dilakukan bersama-sama,” ujar M. Nasrullah, Marketing Communications THE 1O1 Rajawali Palembang.

Bagi keluarga kelas menengah, pengalaman ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan pada anak bahwa pendidikan tidak hanya hadir di ruang kelas, tetapi juga di ruang makan—di mana sopan santun, berbagi, dan kerja sama tumbuh alami.

Nilai-Nilai yang Tersaji

Satu paket Seruit Premium cukup untuk 4–5 orang. Isinya sederhana tapi kaya makna: lalapan segar, tahu-tempe, peyek kacang, sambal seruit khas, dan lauk pilihan—ikan, ayam, atau bebek. Sambal bisa diatur tingkat kepedasannya, memberi ruang bagi setiap anggota keluarga untuk merasa nyaman.

Di sinilah anak-anak bisa belajar arti kompromi: ketika kakaknya suka pedas, tapi adiknya tidak, maka keluarga berdiskusi memilih level kepedasan yang pas. Proses kecil yang sederhana, namun penuh makna pendidikan karakter.

Inspirasi untuk Generasi Baru

Di tengah gaya hidup modern yang serba cepat, makan bersama sering terpinggirkan. Seruit Premium mencoba mengembalikan momen itu. Ia mengingatkan kita bahwa pendidikan terbaik kadang dimulai dari hal sederhana—duduk bersama, berbagi makanan, dan saling mendengarkan.

Dengan harga paket mulai Rp 245.000, keluarga menengah dapat memperoleh lebih dari sekadar pengalaman kuliner: mereka mendapat kesempatan untuk mendidik anak-anak tentang nilai kebersamaan.

Lebih dari Sekadar Kuliner

Bagi wisatawan, Seruit Premium adalah pintu masuk untuk mengenal budaya Lampung. Bagi keluarga, ia bisa menjadi media pembelajaran karakter. Dan bagi dunia pendidikan, ia adalah bukti bahwa nilai-nilai luhur bisa ditanamkan lewat cara yang menyenangkan.

Karena pendidikan tidak selalu datang dari buku pelajaran. Kadang, ia hadir dari sebuah sambal yang diulek dengan sepenuh hati, lalu disantap bersama orang-orang terdekat.

TEKS : REL/YULIE AFRIANI | EDITOR : IMRON SUPRIYADI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *